Macam Tarian Indonesia dan daerah asalnya - Indonesia terkenal sebagai negara yang mempunyai beraneka ragam kebudayaan, termasuk juga aneka macam tarian daerah selain Lagu anak-anak Tradisional. Begitu kayanya Indonesia akan Tarian Daerah atau Tarian Tradisional membuat beberapa pihak mengklaim Tari Daerah Indonesia sebagai bagian kebudayaan.
piipitsajaa
Jumat, 27 Mei 2011
Apa itu Mailing list? (milis)
Mailing list adalah group diskusi dimana setiap orang bisa berlangganan dan berpartisipasi didalamnya. kita dapat membaca mail orang lain dan kemudian mengirimkan balasannya.
Secara sederhana, Mailing list adalah sebuah daftar alamat alamat email yang mempunyai kesukaan/kepentingan yang sama.
Beberapa tips dalam menggunakan mailing list:
Subscribe satu atau dua mailing list terlebih dahulu, kemudian lihat banyaknya mail yang anda terima, setelah itu baru anda subscribe mailing list yang lain.
Simpan dan baca instruksi instruksi yang diberikan setelah anda subscribe ke salah satu mailing list.
Matikan/unsubscribe mailing list yang anda ikuti pada saat anda sedang berlibur. Dan subscribe kembali setelah anda kembali. Mailing list yang dengan traffic mail yang banyak menimbulkan beratus ratus mail setiap harinya dan akan menumpuknya mail pada mailbox anda sehingga akan mempengaruhi kapasitas penyimpanan pada server.
Contoh mailing list :
Kirim email ke alamat majordomo@warnet.unpar.ac.id
Bagian Subject dikosongkan.
Bagian body mail ditulis :
subscribe/unsubscribe
end
Contoh :
email address anda budi@unpar.net ingin subscribe/unsubscribe milis parahyangan
Bagian body mail ditulis :
subscribe/unsubscribe parahyangan budi@unpar.net
end
Secara sederhana, Mailing list adalah sebuah daftar alamat alamat email yang mempunyai kesukaan/kepentingan yang sama.
Beberapa tips dalam menggunakan mailing list:
Subscribe satu atau dua mailing list terlebih dahulu, kemudian lihat banyaknya mail yang anda terima, setelah itu baru anda subscribe mailing list yang lain.
Simpan dan baca instruksi instruksi yang diberikan setelah anda subscribe ke salah satu mailing list.
Matikan/unsubscribe mailing list yang anda ikuti pada saat anda sedang berlibur. Dan subscribe kembali setelah anda kembali. Mailing list yang dengan traffic mail yang banyak menimbulkan beratus ratus mail setiap harinya dan akan menumpuknya mail pada mailbox anda sehingga akan mempengaruhi kapasitas penyimpanan pada server.
Contoh mailing list :
Kirim email ke alamat majordomo@warnet.unpar.ac.id
Bagian Subject dikosongkan.
Bagian body mail ditulis :
subscribe/unsubscribe
end
Contoh :
email address anda budi@unpar.net ingin subscribe/unsubscribe milis parahyangan
Bagian body mail ditulis :
subscribe/unsubscribe parahyangan budi@unpar.net
end
Kreatinin darah (serum)
Kreatinin merupakan produk penguraian keratin. Kreatin disintesis di hati dan terdapat dalam hampir semua otot rangka yang berikatan dengan dalam bentuk kreatin fosfat (creatin phosphate, CP), suatu senyawa penyimpan energi. Dalam sintesis ATP (adenosine triphosphate) dari ADP (adenosine diphosphate), kreatin fosfat diubah menjadi kreatin dengan katalisasi enzim kreatin kinase (creatin kinase, CK). Seiring dengan pemakaian energi, sejumlah kecil diubah secara ireversibel menjadi kreatinin, yang selanjutnya difiltrasi oleh glomerulus dan diekskresikan dalam urin.
Jumlah kreatinin yang dikeluarkan seseorang setiap hari lebih bergantung pada massa otot total daripada aktivitas otot atau tingkat metabolisme protein, walaupun keduanya juga menimbulkan efek. Pembentukan kreatinin harian umumnya tetap, kecuali jika terjadi cedera fisik yang berat atau penyakit degeneratif yang menyebabkan kerusakan masif pada otot.
Prosedur
Jenis sampel untuk uji kreatinin darah adalah serum atau plasma heparin. Kumpulkan 3-5 ml sampel darah vena dalam tabung bertutup merah (plain tube) atau tabung bertutup hijau (heparin). Lakukan sentrifugasi dan pisahkan serum/plasma-nya. Catat jenis obat yang dikonsumsi oleh penderita yang dapt meningkatkan kadar kreatinin serum. Tidak ada pembatasan asupan makanan atau minuman, namun sebaiknya pada malam sebelum uji dilakukan, penderita dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi daging merah.
Kadar kreatinin diukur dengan metode kolorimetri menggunakan spektrofotometer, fotometer atau analyzer kimiawi.
Nilai Rujukan
DEWASA : Laki-laki : 0,6-1,3 mg/dl. Perempuan : 0,5-1,0 mg/dl. (Wanita sedikit lebih rendah karena massa otot yang lebih rendah daripada pria).
ANAK : Bayi baru lahir : 0,8-1,4 mg/dl. Bayi : 0,7-1,4 mg/dl. Anak (2-6 tahun) : 0,3-0,6 mg/dl. Anak yang lebih tua : 0,4-1,2 mg/dl. Kadar agak meningkat seiring dengan bertambahnya usia, akibat pertambahan massa otot.
LANSIA : Kadarnya mungkin berkurang akibat penurunan massa otot dan penurunan produksi kreatinin.
Masalah Klinis
Kreatinin darah meningkat jika fungsi ginjal menurun. Oleh karena itu kreatinin dianggap lebih sensitif dan merupakan indikator khusus pada penyakit ginjal dibandingkan uji dengan kadar
Jumlah kreatinin yang dikeluarkan seseorang setiap hari lebih bergantung pada massa otot total daripada aktivitas otot atau tingkat metabolisme protein, walaupun keduanya juga menimbulkan efek. Pembentukan kreatinin harian umumnya tetap, kecuali jika terjadi cedera fisik yang berat atau penyakit degeneratif yang menyebabkan kerusakan masif pada otot.
Prosedur
Jenis sampel untuk uji kreatinin darah adalah serum atau plasma heparin. Kumpulkan 3-5 ml sampel darah vena dalam tabung bertutup merah (plain tube) atau tabung bertutup hijau (heparin). Lakukan sentrifugasi dan pisahkan serum/plasma-nya. Catat jenis obat yang dikonsumsi oleh penderita yang dapt meningkatkan kadar kreatinin serum. Tidak ada pembatasan asupan makanan atau minuman, namun sebaiknya pada malam sebelum uji dilakukan, penderita dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi daging merah.
Kadar kreatinin diukur dengan metode kolorimetri menggunakan spektrofotometer, fotometer atau analyzer kimiawi.
Nilai Rujukan
DEWASA : Laki-laki : 0,6-1,3 mg/dl. Perempuan : 0,5-1,0 mg/dl. (Wanita sedikit lebih rendah karena massa otot yang lebih rendah daripada pria).
ANAK : Bayi baru lahir : 0,8-1,4 mg/dl. Bayi : 0,7-1,4 mg/dl. Anak (2-6 tahun) : 0,3-0,6 mg/dl. Anak yang lebih tua : 0,4-1,2 mg/dl. Kadar agak meningkat seiring dengan bertambahnya usia, akibat pertambahan massa otot.
LANSIA : Kadarnya mungkin berkurang akibat penurunan massa otot dan penurunan produksi kreatinin.
Masalah Klinis
Kreatinin darah meningkat jika fungsi ginjal menurun. Oleh karena itu kreatinin dianggap lebih sensitif dan merupakan indikator khusus pada penyakit ginjal dibandingkan uji dengan kadar
Langganan:
Komentar (Atom)




